Home » » Iran Memblokir Situs Jejaring Sosial dan WeChat

Iran Memblokir Situs Jejaring Sosial dan WeChat

Advertisement:

WeChat, aplikasi pesan buatan Cina yang terkenal, telah bergabung dengan Facebook dan Twitter yang terlebih dahulu diblokir oleh pihak berwenang Iran.

Global Voices telah mengkonfirmasi adanya pemblokiran dengan para pengguna WeChat di Iran. Berdasarkan sumber yang diperoleh melalui Twitter – beberapa orang di Iran masih menggunakan alat proxy web – tampaknya larangan WeChat diberlakukan lima hari yang lalu (19/12/2013).

Iran Memblokir Situs Jejaring Sosial dan WeChat

WeChat memiliki lebih dari 100 juta pengguna terdaftar di luar Cina berdasarkan data terbaru yang disediakan pembuat aplikasi, Tencent. Kurang jelas berapa banyak pengguna WeChat di Iran, namun WeChat setiap bulannya memiliki 270 juta pengguna aktif, masih kalah jauh dengan WhatsApp yang mencapai 400 juta pengguna.

Layaknya Cina, Iran juga memiliki sistem yang komplek dalam memfilter web dengan menyensor dan memblokir banyak situs. Pemblokiran ditekankan pada situs-situs luar negeri seperti situs berita, pornografi, dan jejaring sosial. Menurut Alex Halderman, seorang profesor ilmu komputer di Universitas Michigan, hampir separuh dari 500 situs terkenal di internet disensor oleh pemerintah Iran. Cina juga memblokir situs jejaring sosial luar negeri seperti Facebook dan Twitter.

Advertisement:

Share artikel via Google
Like kami via Facebook
Follow Me on Pinterest